Tuesday, September 15, 2009

Menjadi Pribadi Penuh Pesona




1. Berubahlah dengan waktu dan tempat!
Jangan selalu menuruti perasaan negatif, seperti: merasa bosan, lelah, jenuh, tersiksa dengan tempat atau masa lalu. Tersenyumlah, dan dunia akan tersenyum bersama anda! Menangislah, dan anda akan menangis sendirian! Mutiara kata ini mengisyaratkan agar kita selalu berbahagia dimana pun kita berada dan kapan pun. Jika kita merasa sebagai orang yang paling sedih atau menderita di dunia ini, yakinlah bahwa masih banyak orang lain yang lebih menderita daripada kita.

2. Carilah kenalan, teman, sahabat, relasi sebanyak-banyaknya!
Sering-seringlah bepergian, menjelajahi dunia. Semakin sering anda bertemu dan berinteraksi dengan banyak orang, maka kepribadian anda akan semakin matang tanpa anda sadari.

3. Cintailah orang lain seperti mencintai diri sendiri.
Dengan cinta, hidup menjadi indah, persahabatan menjadi langgeng, dan silaturahmi tetap terbina. Tentunya cinta yang diberikan secara tulus tanpa pamrih, tanpa mengharap balasan kecuali dari Allah semata.

4. Hargailah dan nikmatilah alam.
Dengan menghargai alam, jiwa menjadi tenang. Dengan menikmati alam hati menjadi senang. Temukanlah rahasia sesuatu itu tampak menarik, misalnya: bunga yang mekar, surya yang bersinar, sawah yang terhampar.

5. Hargailah orang lain.
Misalnya dengan cara membuatnya bahagia, tersenyum, tertawa, memberi pujian yang tulus. Membahagiakan orang lain akan membuatnya membahagiakan kita di saat yang tak terduga, percayalah!

6. Jaga tingkah laku.
Banyaklah mendengarkan dan berpikir daripada berbicara, kecuali bila waktunya untuk berbicara. Dengan menjaga lisan dan perbuatan kita, berarti setengah pertempuran hidup telah kita menangkan.

7. Jangan kekanak-kanakan.
Sikap dewasa menunjukkan kepribadian yang kuat dan mempesona. Betapa banyak orang tua yang bahkan belum dewasa! Salah satu tanda kedewasaan seseorang antara lain adalah dari sikap, tutur kata, dan caranya di dalam mengambil keputusan secara arif dan bijaksana.

8. Jangan mencari kesalahan orang lain.
Hidup kita terlalu singkat untuk melakukan hal ini.

9. Jangan rendah diri.
Sudah seharusnyalah kita menerima dan memperbaiki kekurangan kita tanpa pernah merasa minder atau kecil di depan orang lain. Percayalah, tidak seorang manusia pun yang sempurna di muka bumi ini!

10. Jangan sombong.
Ketahuilah bahwa selalu ada yang lebih daripada kita. Kesombongan menandakan kekosongan.

11. Kembangkan minat pada berbagai hal.
Jangan membatasi diri anda, perluas bakat, minat, kemampuan, pengetahuan, dan keahlian anda. Memiliki satu keahlian atau spesialisasi akan terasa lebih baik dan sempurna jika ditunjang dengan keahlian dalam bidang yang lainnya, sehingga anda akan semakin "bersinar" dan penuh pesona.

12. Selalu baik pada orang lain.
Jangan pernah merasa dendam sekalipun kepada orang lain, bahkan kepada mereka yang pernah menyakiti kita. Cintailah yang di bumi, niscaya yang di langit akan mencintaimu.

13. Selalu belajar.
Semakin sering anda belajar, maka semakin banyak yang anda ketahui. Ilmu ini dapat menjadi lahan amal bagi anda, sehingga anda merasakan nikmatnya berbagi dan indahnya ilmu.

14. Selalu mengikuti informasi dan perkembangan terkini tentang apapun.
Dengan banyak mengetahui hal yang paling baru, maka anda akan tampil semakin percaya diri dan penuh pesona. Semakin banyak hal baru yang anda tahu, maka akan semakin banyak pula yang mencari dan mengejar anda...yakinlah!

15. Selalu tegap, sigap, dan siap.
Posisi atau postur tubuh anda di dalam berkomunikasi dengan orang lain akan mengungkapkan siapa diri anda yang sebenarnya. Oleh karenanya, milikilah rencana, target, dan strategi (persiapan) yang matang dan semangat yang tak pernah pudar!

16. Selalu tersenyum pada orang lain.
Orang akan lebih senang melihat wajah yang dihiasi senyuman daripada wajah yang selalu disertai ratapan atau keluhan.

17. Senang bekerja sama dengan orang lain.
Inilah yang membuat jaringan (network) kita semakin luas, erat, dan kuat.

18. Senang menolong orang lain.
Dengan gemar menolong orang lain, maka pada hakikatnya kita menolong diri kita sendiri. Semakin banyak orang yang kita tolong, maka akan semakin sering pula kita ditolong oleh Allah dengan cara-Nya yang tak terduga.

19. Terimalah nasib apa adanya.
Tetaplah tenang dan tabah, ingatlah bahwa "badai pasti berlalu" dan "roda itu berputar". Jangan suka mengeluh, menggerutu, atau bahkan mencaci-maki nasib. Jangan sampai berkata atau menganggap bahwa Allah itu tidak adil! Justru di sinilah letak keadilan-Nya.

Dengan merenungi dan menerapkan semua hal di atas, maka menjadi pribadi penuh pesona saat ini bukanlah sesuatu hal yang mustahil bagi diri anda. Jika masih belum percaya, cobalah!

Sunday, September 06, 2009

Kenapa Telat Nikah???



Ada beberapa sebab seseorang telat nikah,

SELERA TINGGI
Selera tinggi yang dimaksud bukan dalam makanan, tapi dalam memilih jodoh. Pinginnya yang sempurna segalanya. Tak ada kekurangan sedikitpun. Agamanya bagus [tentu..!!], cakep, kaya raya, keturunan baik-baik,tinggi badan 170 cm, rambut berombak, cerdas, pinter masak dan jahit, sabar penyayang, keibuan, hafal Al-Qur'an, pinter ceramah..[aduh..banyak sekali !!].Yang demikian tentu susah dapetnya. Nggak tahu harus nyari dimana, di super market jelas ndak ada. Akibatnya, setiap kali ada muslimah yang ditawarkan,selalu saja kandas. Belum kelasnya, katanya! Sebaliknya, yang wanita juga punya kriteria khusus, Saya pingin nikah dengan yang sudah profesor dan cakep banget. Atau Paling tidak pegawai negeri atau yang sudah punya mobil lah... Karena kriteria yang cukup sulit ini, maka banyak para pemuda dan pemudi yang harus telat nikah.

STUDY ORIENTED
Banyak juga yang telat nikah karena study oriented. Belajar dan belajar adalah prioritas utama. Siang, malam, pagi, petang terus belajar. Iapun selalu pingin pindah-pindah dari satu tempat ke tempat yang lain, dari satu daerah kedaerah yang lain. SD di Jogja, SMP di Medan, SMU di Jakarta, S1 di Surabaya, S2 di Jepang, S3 di Amerika, terus pulang ke Indonesia tinggal di Paris van Java. Sampai-sampai lupa kalo'butuh pendamping hidup. Tahu-tahu usia udah kepala lima. Kasus telat nikah krn alasan studi ini juga sering terjadi.

PUNYA APA-APA DULU
Saya belum punya apa-apa untuk berumah tangga, begitu alasan yang diutarakan sebagain orang untuk melegitimasi pengunduran pernikahan. Punya apa-apa,yang dimaksud sering bermakna belum punya rumah sendiri, mobil sendiri, HP, kulkas, komputer, mesin cuci atau bus...[untuk apa yaa?]. Prinsip belum punya apa-apa ini sering dilontarkan. Padahal orang yang nikah ndak mesti harus punya hal-hal diatas terlebih dahulu. Rumah, ngontrak dulu juga ndak apa-apa. Nggak ada mobil juga ndak masalah, bisa naik angkutan, motor atau sepeda [romantis khan ??]. HP,kulkas dan komputer nggak jadi syarat dalam pernikahan. Apalagi bus....

ORANG TUA PINGIN.....
Pesan khusus dari orang tua kadang jadi penghalang untuk melangsungkan pernikahan. Sebenarnya sich udah pingin juga, tapi orang tua saya..., demikian keluhan mereka. Orang tua terkadang ngelarang si anak yang udah ngebet nikah. Alasannya macam-macam, seperti bantu prang tua dulu lah, jangan terlalu muda,rampungkan studimu, lanjutkan dulu karirmu.....Permintaan orang tua yang seperti ini sering membuat para pemuda dan pemudi mikir-mikir lebih panjang tentang pernikahannya. Sebenarnya nggak ada pertentangan antara nikah dengan berbakti sama ortu. Secara umum, orang tua berkeinginan anaknya hidup bahagia. Oleh karena itu, kalo' si anak mampu meyakinkan ortu ttg kehidupan rumah tangganya, insyaAllah oke-oke saja kok kalo' mau nikah cepat.

NIKAH ITU SUSAH
Ini alasan klasik yang diungkapkan orang. Nikah itu susah, nggak usah terburu-buru. Belum lagi kalo' udah punya anak, tambah susah lagi dong... Akhirnya pengunduran jadwal nikahpun jadi pilihan. Ada juga yang nggak pingin susah [karena nikah] kemudian cari jalan pintas. Maunya enak melulu, tanpa mau tanggung jawab. Macem-macem solusinya, bisa pacaran atau dolan kesini, dolan kesitu, keluar kesana, keluar kesini.....

PERNAH GAGAL
Sebagian ikhwan maupun akhwat merasa trauma dengan peristiwa kegagalan yang menimpa. Pernah dilamar ataupun melamar tapi batal ataupun ditolak. Kadang tak cuma sekali tapi berkali-kali. Akibatnya ia jadi putus asa dan takut mengalami hal yang serupa. Malu banget, demikian katanya. Apalagi bila kegagalannya sempat terdengar oleh teman-teman yang lain.

PERSAINGAN KETAT
Bukan berita baru bila jumlah muslimah hari ini membludak. bahkan perbandingan antara laki-laki dan perempuan bisa lebih dari satu banding dua. Akibatnya banyak muslimah yang tersingkir dan tak dapat jatah pilih kaum pria. Ini bukan menakut-nakuti, tapi sungguhan. Namun percaya dech, Allah itu Maha Adil terhadap hamba-NYA.
Itulah tadi beberapa penghalang seseorang untuk melangsungkan pernikahan. Setahun, dua tahun, tiga tahun, empat, lima..... akhirnya usiapun beranjak tua.

MEREKAT HATI YANG PATAH


Patah hati tak hanya menimpa kaum remaja tapi juga bisa dialami orang dewasa, tua maupun muda. Menyembuhkan diri dari patah hati juga hal yang sulit. Namun ada sejumlah tips yang bisa membuat seseorang keluar dari masalah itu serta menumbuhkan semangat untuk melanjutkan hidup lagi.

Kondisi ini kerapkali tak terbayangkan bisa menimpa diri, apalagi jika Anda merasa hubungan khusus dengan sang kekasih itu berjalan mulus. Tak heran, jika hubungan yang putus itu membuat seseorang merasa antara percaya dan tidak percaya. Tapi tak perlu berpikir terlalu lama untuk menyadari bahwa kejadian itu bukanlah mimpi, melainkan cepat pungut keping-keping hati yang berserakan itu dan rekatkan kembali. Langkah pertama yang umumnya harus dilakukan adalah menerima kenyataan itu. Tak perlu dipersoalkan hubungan itu berlangsung enam minggu atau enam tahun. Karena sama-sama kehilangan.

Alan Konell, penulis Partnership Tools: Transforming the Way We Live Together mengatakan, "rasa sakit, kemarahan, penolakan, penerimaan merupakan tantangan yang harus dihadapi setiap orang yang melewati masa ini".


Konell menyarankan dalam kondisi seperti itu seseorang harus memfokuskan pikiran pada masa datang. "Rasakan apa yang ada di hati Anda tapi jangan percaya hal itu. Perasaan yang buruk tentunya sah-sah saja, tapi tidak perlu memprediksi sisa hidup Anda akan seburuk perasaan itu," katanya.


Ia mengungkapkan umumnya dua respon yang biasanya muncul jika seseorang patah hati. Pertama, orang tersebut mengatakan bahwa ia tidak akan pernah mengalaminya lagi. Kedua, yang bersangkutan menyatakan ia akan bertahan dan bila terjadi lagi ia pun yakin akan tetap bertahan juga. Konell menyebutkan tanggapan kedualah yang lebih baik.


Dalam laporannya ke American Psychological Association, dosen psikologi dari Harvard University Daniel M Wegner, PhD menawarkan solusi untuk melepaskan diri dari keterikatan dengan mantan kekasih. "Jangan mencoba untuk berhenti memikirkan orang lain, hal ini malahan menyebabkan Anda dalam posisi tetap buruk," katanya.


Dalam studi terhadap 70 pria dan wanita muda, Wegner menemukan jika seseorang menekankan rasa sakit tersebut, dan pikirannya dihujani bahwa sang mantan benar-benar telah pergi, ia malahan membuat suasana tak kunjung membaik. Karena setiap kali pikiran tentang si mantan itu merasuki pikiran, tubuh akan melakukan reaksi terhadap tekanan dan rasa sakit yang muncul sama seperti ketika pertama kali muncul.

Wegner menyebutkan jika si eks tidak bisa keluar dari pikiran, seharusnya dibiarkan dan pasrah saja. Namun tidak berarti Anda tiduran sepanjang hari dengan air mata mengucur deras. Lakukan sesuatu. L Joan Allen MA, asisten penulis dalam buku Celebrating Single and Getting Love Right, menyarankan hal berikut

Lakukan suatu kegiatan dengan orang lain. Bergabunglah dengan sebuah kelompok untuk melakukan kegiatan sosial atau aktivitas lainnya. "Meluangkan waktu untuk membantu seseorang membuat Anda melepaskan pikiran dari masalah dan merasa lebih nyaman," kata Allen.


Manjakan diri Anda dengan pijitan, perawatan tubuh lainnya, dan berakhir pekan di tempat yang belum pernah dikunjungi. Namun jangan lakukan perjalanan yang membuat Anda seperti napak tilas ke tempat-tempat khusus bersama si eks.


Peliharalah binatang yang Anda sukai. "Hewan bisa memberikan cinta dan perhatian tanpa batas," tutur Allen. Jika Anda tinggal di apartemen dan tidak diizinkan memeliharanya, kunjungi teman yang mempunyai hewan peliharaan.


Tetaplah aktif berkiprah dengan buku harian dan tulis yang Anda pelajari dari hubungan tersebut yang sudah bubar itu. Termasuk juga peranan Anda hingga terjadi pemutusan hubungan itu. Meskipun Anda yakin bukan pihak yang harus disalahkan, namun bisa jadi Anda melakukan sedikit dorongan ke arah itu meskipun bukan menjadi pemicu utama. Tulis apa yang harus dihindari dalam hubungan khusus selanjutnya.

Luangkan waktu dengan teman-teman dan keluarga hingga Anda merasa terhibur dan terhindar dari kesepian.

Pelajari sesuatu hal yang baru. Ambil kursus atau mulailah hobi baru. Pikirkan bahwa saat ini merupakan bab baru dalam kehidupan Anda. "Eksplorasi semangat Anda dan buatlah rencana untuk mencapai tujuan, bisa dengan memulai sebuah usaha, kembali sekolah, menulis buku," ucap Allen.



Sementara itu, terapis pernikahan Isadora Alman mengatakan ada sebuah teknik yang tergolong efek untuk membuat keseimbangan mental. Ia menyarankan untuk membuat tabel yang hal yang indah dan tidak indah dari si mantan. "Hal ini penting untuk diingat, inilah waktunya yang buruk tampil juga dengan hal baik," ucap Alman.


Tina Tessina PhD, psychotherapist dan juga penulis 11 buku, termasuk How to Be a Couple and Still Be Free mengatakan kesedihan, kemarahan dan frustasi merupakan reaksi normal dalam keadaan ini. "Suatu hal yang biasa jika merasa hal itu akan terjadi lagi. Lantas Anda merasa marah besar, dan bingung dan tidak bisa melalui hal itu. Anda perlu mendekatkan diri dengan Yang Maha Kuasa dan merasa nyaman," paparnya.

Tessina mengatakan suatu saat seseorang akan mencapai suatu titik, di mana ia bisa menerima dan memahami kondisi tersebut dan menganggapnya sebagai bagian dari risiko dari kehidupan.



Saturday, September 05, 2009

UBAH SIKAP ANDA, MAKA HIDUP ANDA AKAN BERUBAH!

Sikap Anda hari ini menentukan sukses Anda di masa depan.

"Sikap adalah hal terpenting untuk mencapai kepenuhan pribadi dan kesuksesan".


Satu hal yang sejak lama saya ajarkan adalah bahwa jika Anda ingin sukses, Anda perlu lebih giat mengolah diri Anda sendiri daripada apa yang Anda lakukan atas pekerjaan Anda. Maka, jika Anda ingin naik pangkat, jangan hanya bekerja lebih keras-meskipun Anda perlu melakukannya-namun olah diri Anda sedemikian rupa sehingga Anda menjadi seorang pribadi yang lebih baik dan lebih bernilai bagi perusahaan. Setelah Anda menjadi lebih baik, mereka yang dapat mempromosikan Anda akan melihat bahwa Anda telah melampaui posisi Anda sekarang dan perlu pindah ke posisi yang lebih tinggi!

Satu hal fundamental yang perlu diolah oleh setiap pribadi yang ingin mengembangkan hidupnya adalah sikapnya. Sikap Anda sangat menentukan bagaimana Anda akan menjalani hidup Anda dan seberapa jauh Anda akan menyelami hidup.

Sikap Anda sama seperti mesin yang menggerakkan mobil. Semakin baik mesin disetel, mobil pun akan berjalan dengan semakin baik. Hal yang sama juga berlaku pada hidup Anda. Jika Anda meningkatkan sikap Anda-jika Anda membuatnya "super-fantastis", Anda akan menyaksikan betapa hidup Anda terbentang luas dan bertumbuh.

Anda akan melihat hubungan Anda meluas dan mendalam. Pikirkan hal ini: Siapa yang ingin bergaul dengan seseorang yang mempunyai sikap buruk? Namun, orang dengan sikap yang hebat sangatlah menarik. Orang tertarik padanya. Mereka merasa lebih nyaman berada di dekatnya. Dan mereka menyenanginya.

Karir Anda akan menanjak. Karena segala sesuatunya juga akan demikian, pribadi dengan sikap yang lebih baik akan selalu melangkah lebih maju. Dan tentu saja, segala sesuatunya tidak akan seperti itu karena Anda masih perlu memiliki keterampilan yang hebat juga! Ketika bos atau klien memperhatikan Anda dan melihat sikap yang sangat positif, ia akan bersedia mempromosikan Anda atau memberikan bisnis yang lebih besar. Mengapa? Karena orang senang melakukan bisnis dengan orang yang menunjukkan sikap yang hebat.

Hidup Anda akan menjadi lebih menyenangkan. Memang, mempunyai hubungan yang lebih baik dan karir yang lebih bagus akan menempuh jalan yang panjang ke arah ini, namun jika Anda mempunyai sikap positif, pandangan Anda terhadap hidup akan jauh lebih baik sehingga pribadi yang bersamanya Anda hidup sepanjangwaktu-Anda-akan menemukan bahwa ada kedamaian batin dan kepuasan terhadap hidup yang jauh lebih besar daripada yang pernah Anda alami sebelumnya.

Sikap adalah sebuah pilihan. Setiap hari ketika bangun, kita mempunyai pilihan tentang bagaimana kita akan memandang dan berinteraksi dengan dunia di sekitar kita.